Dimanapun kamu berada, orang-orang di sekitarmu adalah keluargamu. Selamat off bapak-bapak dan mbak Ayu. Sampai jumpa lagi 😀 with berlianti and Rahayu at VICO Mutiara Field – View on Path.

Dimanapun kamu berada, orang-orang di sekitarmu adalah keluargamu. Selamat off bapak-bapak dan mbak Ayu. Sampai jumpa lagi 😀 with berlianti and Rahayu at VICO Mutiara Field – View on Path.

Hanya Terlintas, Sept 13, 2014

Bersyukurlah engkau jika lahir dari keluarga kaya hingga bisa berhura-hura. Namun jika engkau lahir dari keluarga sederhana dan mungkin kekurangan maka berjuanglah. Mereka yang selalu berpunya mungkin tidak akan pernah merasakan haru bahagia ibumu yang menerima gaji pertamamu. Mereka mungkin tidak punya motivasi sebesar keinginanmu membiayai adik-adikmu karena mereka hanya tahu kata “cukup” bagi dirinya sendiri.
Hidup dalam kekurangan tidak berarti selalu dalam kesusahan. Kamu justru punya motivasi terbesar untuk maju jauh lebih hebat dari mereka yang hanya menikmati imbas hebat orang tuanya. Berjuanglah ! Bukan untuk menjadi sombong tapi untuk memberi senyum bangga pada keluargamu.

"My heart is pounding when I know you still care about me."
"What I miss the most is the moment when I need to be listenend and I know where to go. To you, exactly will listen no matter how chessy it is. That’s I miss the most."

— Adr

"I just need to know that you are fine. No more. I know you won’t more."
Dibayarin kak Riska horeeeeee! Perpisahan Sena-Lusi :( with Shinta, Avisenna, Lusy, and Fahmi at Warkop Indomie & Roti Bakar Raos “Cilandak” – View on Path.

Dibayarin kak Riska horeeeeee! Perpisahan Sena-Lusi :( with Shinta, Avisenna, Lusy, and Fahmi at Warkop Indomie & Roti Bakar Raos “Cilandak” – View on Path.

"Words have power. A wounding word can pierce deeper than physical pain."

— Winn Collier

Hai girls ! Miss you so much :’) Kapan bisa kumpul lengkap bertiga lagi ngendon di kamar kosan? :’)

Hai girls ! Miss you so much :’) Kapan bisa kumpul lengkap bertiga lagi ngendon di kamar kosan? :’)

"There will be someone better than me, but someone better than you are available (too) somewhere."

— Amelia Dewi R.

Malam Lebaran - Jakarta

Malam takbiran, mesjid sekitar mulai bersahutan mengumandangkan takbir. Riuh bunyi petasan pun mulai beradu di udara. Ternyata di Jakarta pun tradisinya masih sama, hanya saja sampai saat ini belum terlihat pawai anak kecil dengan lampion-lampion lucunya berjalan ramai-ramai.

Lalu, apa yang berbeda dari malam lebaran kali ini? Yang berbeda adalah ini pertama kalinya saya lewatkan di Jakarta, sendirian, di kosan yang notabene sangat sepi. Yah panjang ceritanya kenapa saya akhirnya terdampar sendirian di kosan di saat semua orang sedang berkumpul dengan keluarga di rumah.

Malam lebaran kali ini pun saya sedang tidak enak badan, flu dan demam sepertinya dengan isi kepala yang penuh riuh dengan berbagai hal, tapi tak apa. Ini semua tidak mengurangi ramainya lebaran. Setidaknya dari balkon kosan bisa saya serap nuansa bahagia dan kemenangan sekitar.

Happy Ied Mubarak ! Selamat meraih kemenangan dan kembali fitri :)

Jakarta, 27 Juli 2014.

"

Gerimis kita sudah usai
Mungkin gerimis sudah tak lagi meneduhkan
Tapi telah membuat kita menggigil kedinginan
Kita beranjak mencari kehangatan yang lain

Tak apa,
mungkin memang sudah masanya

Tapi jangan lupa,
bahwa kita pernah merasa gerimis yang sama
dan menikmati sendu teduhnya bersama
dalam bahagia

"

Amelia Dewi R.


Aku mencintaimu bagai gerimis yang turun ke bumi, perlahan namun sekaligus.

Say hi Handsome :)

Say hi Handsome :)

We just laugh freely that time, not an artificial pose to get a good picture. We just LAUGH :)

We just laugh freely that time, not an artificial pose to get a good picture. We just LAUGH :)

"It’s okay to wondering “why” sometimes. But we can trust God’s sovereign, loving hand all the time."

— Tom Felten

Aku Mengingat Ikhsan :)

Aku baru saja membuka kembali folder-folder foto lama yang ada di komputer jinjing ini demi mengisi malam minggu yang sepi di Jakarta. Dalam beberapa foto tertangkap wajahmu teman, kebanyakan dalam ekspresi tertawa, bahagia. Aku pun menyadari, ini bulan Ramadhan, tahun lalu kamu dipanggil saat bulan Ramadhan pula, pulang di bulan suci setahun lalu. Seperti semua ekspresimu yang tersenyum bahagia di setiap foto begitu pula lah aku mengingatmu dengan tersenyum. Maaf karena waktu itu aku menangis tersedu-sedu di saat terakhirmu. Memang perlu waktu untuk melepas dengan senyuman :)

Rest in peace, San :)